Mengatasi Ngompol

Mengompol Anak

Setiap pasangan suami istri pasti merasakan kebahagiaan kala mendapatkan buah hati. Datangnya buah hati merupakan amanah terbesar, dan orang tua harus mampu bertanggung jawab lebih dibanding sebelum memiliki anak sebab akan ada banyak tugas di sana. Menjadi orangtua juga berarti harus memiliki tingkat kesabaran yang lebih tinggi. Mengapa? Karena tingkah laku anak sangat beragam. Kalau bunda mudah emosi, tak ayal anak menjadi nakal dan tidak menurut pada orangtua. Tentu bunda tidak ingin hal ini terjadi, kan?

Salah satu kesabaran tinggi yang harus dimiliki bunda adalah kala anak memiliki masalah, yakni suka ngompol. Mengompol pada anak di usia tujuh tahun ke bawah memang masih dianggap wajar, sebab pada usia tersebut anak belum bisa mengontrol air kemih ketika tidur. Bagaimana jika anak telah berusia tujuh tahun ke atas namun masih suka ngompol? Tentu ini sudah masuk permasalahan yang harus segera orangtua tuntaskan. Mengompol pada anak berlangsung pada malam hari.

Mengompol pada anak dalam ilmu kedokteran disebut okturnel enuresis yang artinya anak tidak mampu alias gagal dalam mengontrol keluarnya urin ketika tidur. Ada dua jenis mengompol pada anak, yakni jenis primer dan sekunder. Mengompol pada anak jenis primer terjadi sejak bayi dan ini masih termasuk dalam tahap wajar. Sedangkan mengompol pada anak jenis sekunder terjadi ketika anak sudah mulai besar. Mengompol pada anak masuk dalam kategori wajar bila ia sudah lama tidak mengompol, tiba-tiba suatu malam kembali mengompol. Ini disebut mengompol sekunder. Sekali dua kali, hal ini masih wajar.

Penyebab mengompol pada anak adalah belum matang seutuhnya sistem saraf anak, sehingga mengalami ngompol. Apakah mengompol pada anak merupakan keturunan? Jika semasa kecil orangtua memiliki kebiasaan mengompol, besar kemungkinan anak akan memiliki kebiasaan sama. Meskipun begitu, jika anak telah berusia 6 tahun ke atas, sudah seharusnya kebiasaan mengompol anak berkurang.

Masalahnya mengompol pada anak dikarenakan tidak mampunya otak anak untuk menangkap sinyal yang dikirim kandung kemih yang telah penuh ketika anak tidur. Jadi, air seni keluar begitu saja saat anak terlelap. Biasanya kandungan kandung kemih anak yang mengompol lebih kecil dibanding anak yang tidak mengompol. Jika anak minum terlalu banyak ketika hendak tidur, hal ini juga dapat menyebabkan anak mengompol.
Faktor lain adalah psikologis. Misal anak sering mengalami ketakutan, cemas, khawatir, dan sebagainya. Hal ini terjadi karena anak kurang kasih sayang dari orangtua, orangtua yang suka memarahi dan memukul, dan sebagainya.

Mengatasi Anak Suka Mengompol

Ketika anak memiliki masalah ngompol, ini harus diatasi secepat mungkin. Seperti yang telah disebutkan diatas, masalah ini bila dibiarkan begitu saja, akan semakin sulit diatasi. Untuk mengatasi masalah mengompol, orangtua harus selalu mendampingi anak. Jangan biarkan anak mengatasi masalah ini seorang diri. Beri motivasi dan lainnya agar anak semakin bersemangat untuk mengobati penyakit ini. Kesimpulannya, orangtua harus selalu ada untuk anak. Selalu beri anak motivasi dan semangat untuk tidak mengompol lagi.

Mungkin sebagian orang menganggap hal ini sepele. Percayalah, meski terdengar sepele, hal ini mampu memberikan banyak dampak positif. Perlakuan ini menjadikan anak mampu mengendalikan keluarnya urin. Ketika bunda ingin mengatasi masalah ngompol pada anak, berilah ia asupan cairan secukupnya.

Suruh anak buang air kecil sebelum tidur agak ia tidak mengompol malam hari. Orangtua juga bisa membangunkan anak pada tengah malam atau saat anak biasa mengompol. Suruh anak untuk buang air kecil. Jika anak tidak mau bangun, orangtua bisa menggendong anak ke kamar mandi. Hal ini bertujuan untuk mengosongkan kandung kemih anak.

Ketika orangtua membiasakan anak memakai popok, maka ia kan terus-terusan mengompol sebab orangtua telah mengajarkan anak untuk buang air kecil di mana saja. Anak yang mengompol jangan selalu dimarahi. Suruh dia untuk membersihkan bekas ompolnya.

Agar anak tidak takut buang air kecil sendirian dan kapanpun ia mau, jadikan kamar mandi selalu bersih dan terang. Dari beberapa pertanyataan di atas, dapat disimpulkan bahwa ada banyak cara mengatasi mengompol pada anak.

Obat Ngompol Tradisional

Untuk mengatasi mengompol pada anak bisa juga dilakukan dengan cara tradisional. Hal ini dapat dilakukan oleh siapa saja. Misal dengan memanfaatkan tanaman dan berbagai jenis tumbuhan lainnya. Sebut saja buah duwet atau jamblang yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan karena mengandung antioksidan sangat tinggi disebabkan oleh pigmennya yang ungu. Hal ini juga disebut antisianin. Selain itu ada bahan alami tradisional yang telah kita kenal yaitu Madu. Madu ternyata sangat ampuh atasi anak ngompol.

Madu ternyata mampu menyerap uap pada udara yang lembab, karena madu bersifat hidroskopis. Pada madu terdapat juga Levulosa, zat ini mampu menarik dengan kuat uap gula.

Kemampuan madu untuk melakukan penyerapan uap ini telah diujikan pada roti dan kue kering. Roti yang berisi madu ternyata tetap lembab dan memiliki rasa yang enak.

Oleh karena itu madu dapat diberikan pada anak menjelang tidur, hal ini untuk mengurangi bahkan menahan cairan dalam tubuh anak pada saat tidur.

Madu Anak Antariksa Obat Ngompol Alami Anak

Madu Antariksa Obat Ngompol Anak merupakan pilihan terbaik dalam mengatasi masalah ngompol pada anak. Bunda bisa memilih produk ini untuk mengobati masalah yang menimpa buah hati. Madu Antariksa Obat Ngompol Anak terbukti aman, berkhasiat, tanpa efek samping, dan halal. Madu, albumin, temu lawak, dan gamat emas merupakan kandungan yang terdapat di dalam Madu Anak Antariksa. Kesemua itu memiliki khasiat fantastis bagi kesehatan dan tumbuh kembang buah hati.

Gula fruktusa, glukosa, sukrosa, dekstrin, protein, asam amino, vitamin B1, B2, B3, B6, C dan masih banyak lainnya terkandung di dalam Madu. Makanya produk ini terbukti memiliki khasiat, gizi, dan mampu menjadi antibiotic yang baik bagi tumbuh kembang buah hati. Temulawak dipastikan memiliki antioksidan yang cukup tinggi.

Albumin mampu membentuk jaringan sel baru. Sehingga jika anak sakit dan sebagainya, albumin langsung melakukan kinerja maksimalnya. Albumin juga sangat baik bagi perkembangan otak, meningkatkan berat badan, dan mengatur kadar hemoglobin darah pada anak. Mampu melancarkan fungsi ginjal, mengobati diabetes, melancarkan peredaran darah, mengobati hipertensi, menyembuhkan luka, dan masih banyak lainnya merupakan hasil kinerja dari Gamat Emas.

Dari pernyataan di atas dapat disimpulkan bahwa Madu Anak Antariksa merupakan solusi terbaik mengatasi masalah mengompol pada anak. Mulai dari sekarang, pilih produk ini dalam menemani bunda untuk masalah kesehatan yang dialami anak. Anak sehat, ibu bahagia.