Supaya Anak Tidak Ngompol

Kebiasaan Mengompol Anak

Ketika suami dan istri telah memiliki buah hati, maka sebutan orangtua pun disandang. Itu artinya, tanggung jawab semakin besar. Salah satunya adalah harus mampu menjadi orangtua yang baik dan bertanggung jawab. Setiap orangtua pasti menginginkan anak yang turut pada orangtua, sekaligus menjadi putra-putri saleh/sholehah. Hal tersebut tidak didapatkan dengan mudah. Orangtua harus mendidik anak dengan sungguh-sungguh. Dalam pembelajaran itu, orangtua harus mampu mengontrol emosi atau mampu mengontrol rasa sabar.

Setiap orangtua pasti mengingkan anak tumbuh dengan baik, tidak memiliki masalah apapun. Hanya saja tidak selamanya hal itu dapat terjadi. Setiap anak terlahir dengan masalahnya sendiri. Salah satu masalah yang banyak terjadi pada anak adalah suka mengompol. Jika usia anak di bawah lima tahun, hal ini masih dianggap wajar. Namun bila anak sudah di atas lima tahun, tentu hal ini termasuk masalah yang harus dituntaskan secepatnya. Tahukah bunda bahwa malam hari merupakan waktu biasa anak mengompol?

Ada dua jenis mengompol, yakni jenis primer dan sekunder. Jenis primer dianggap wajar terjadi pada anak sebab diusianya yang masih sangat muda, ia belum mampu mengontrol urin. Namun jika ia beranjak dan tetap mengompol, barulah hal ini masuk dalam kategori mengompol sekunder. Hal inilah yang harus diatasi orangtua secepatnya. Dalam dunia medis, mengompol pada anak biasa disebut okturnel enuresis. Biasanya mengompol jenis sekunder bisa muncul bila anak sudah lama tidak mengompol, kemudian pada suatu malam mengompol kembali. Sekali dua kali, hal ini masih termasuk dalam kategori wajar.

Mengompol pada anak disebabkan oleh sistem saraf yang belum matang sepenuhnya, sehingga terjadi ngompol pada anak. Apakah mengompol pada anak merupakan keturunan? Jika semasa kecil orangtua memiliki kebiasaan mengompol, besar kemungkinan anak akan memiliki kebiasaan sama. Meskipun begitu, jika anak telah berusia 6 tahun ke atas, sudah seharusnya kebiasaan mengompol anak berkurang.

Anak kecil yang mengompol biasanya memiliki kandung kemih lebih kecil. Itulah mengapa sarafnya tidak mampu menangkap sinyal dengan baik ketika air seninya hendak keluar. Makanya ketika ia terlelap, ia tidak akan menyadari kalau ia telah mengompol. Hal ini harus benar-benar diperhatikan. Penyebab lain anak mengompol adalah anak terlalu banyak minum sebelum tidur.
Penyebab lain mengompol pada anak adalah masalah psikis yang ia alami. Memang bisa anak kecil memiliki masalah psikis? Tentu saja. Sebut saja rasa cemas berlebih, takut, khawatir, marah, sedih, dan sebagainya. Belum lagi jika orangtua kurang memberikan perhatian pada anak.

Cara Mengatasi Anak Ngompol

Ketika anak memiliki masalah ngompol, ini harus diatasi secepat mungkin. Seperti yang telah disebutkan diatas, masalah ini bila dibiarkan begitu saja, akan semakin sulit diatasi. Untuk mengatasi masalah mengompol, orangtua harus selalu mendampingi anak. Jangan biarkan anak mengatasi masalah ini seorang diri. Beri motivasi dan lainnya agar anak semakin bersemangat untuk mengobati penyakit ini. Kesimpulannya, orangtua harus selalu ada untuk anak. Motivasi bisa menjadikan kebiasaan mengompol anak berkurang.

Mungkin sebagian orang menganggap hal ini sepele. Percayalah, meski terdengar sepele, hal ini mampu memberikan banyak dampak positif. Perlakuan ini menjadikan anak mampu mengendalikan keluarnya urin. Cara lain dalam mengatasi anak yang suka ngompol adalah dengan memastikan anak mendapat asupan cairan yang cukup.

Orangtua juga harus melatih anak untuk selalu buang air kecil sebelum tidur. Orangtua harus kreatif, inovatif, dan mampu mengatasi permasalahan pada anak. Latih anak untuk buang air kecil pada tengah malam. Bangunkan ia. Jika anak tidak mau bangun, gendong dia ke kamar mandi. Perlakuan ini bertujuan agar kandung kemih anak menjadi kosong.

Hal yang tidak seharusnya dilakukan oleh orangtua adalah dengan memberikan popok pada anak. Hal ini tidak akan mengatasi masalah mengompol pada anak. Anak yang mengompol jangan selalu dimarahi. Suruh dia untuk membersihkan bekas ompolnya.

Agar anak tidak takut buang air kecil sendirian dan kapanpun ia mau, jadikan kamar mandi selalu bersih dan terang. Dari beberapa pertanyataan di atas, dapat disimpulkan bahwa ada banyak cara mengatasi mengompol pada anak.

Obat Ngompol Tradisional Alami

Buah duwet atau jamblang merupakan salah satu tanaman yang dapat mengatasi masalah ngompol pada anak secara tradisional. Buah ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan sebab mengandung antioksidan yang sangat tinggi disebabkan oleh pigmen ungu. Buah ini juga disebut antisianin. Bila orangtua mudah mendapatkan buah ini, gunakanlah semaksimal mungkin. Satu lagi obat tradisional yang ampuh atasi ngompol adalah madu.

Madu mempunyai kemampuan hidroskopis atau kemampuan menyerap uap lembab. Levulosa dalam madu memiliki kemampuan untuk menarik uap gula dengan kuat.

Kemampuan penyerapan madu ini telah diselidiki dalam roti dan kue kering. Pada roti yang ada madunya akan tetap lembab dan cita rasanya juga bertambah enak.

Dengan pemberian madu pada anak sebelum tidur, akan menahan cairan dalam tubuh anak dan akan mengurangi kebiasaan ngompolnya.

Madu Antariksa Obat Ngompol Alami Untuk Anak

Bunda sulit mendapatkan obat tradisional untuk mengatasi ngompol anak? Tak perlu ragu dan khawatir lagi sebab kini Madu Antariksa telah hadir di tengah kita. Madu Antariksa Obat Ngompol Anak terbukti aman dan memiliki khasiat yang sangat luar biasa. Madu, albumin, temu lawak, dan gamat emas merupakan kandungan yang terdapat di dalam Madu Anak Antariksa. Kesemua itu memiliki khasiat fantastis bagi kesehatan dan tumbuh kembang buah hati.

Madu di dalam Madu Anak Antariksa memiliki kandungan berupa gula fruktusa, glukosa, sukrosa, dekstrin, protein, asam amino, vitamin B1, B2, B3, B6, C dan masih banyak lainnya. Kandungan-kandungan tersebut memiliki khasiat fantastis yang baik bagi kesehatan dan pertumbuhan buah hati. Di dalam temulawak terkandung antioksidan yang sangat tinggi.

Albumin mampu membentuk jaringan sel baru. Sehingga jika anak sakit dan sebagainya, albumin langsung melakukan kinerja maksimalnya. Albumin juga sangat baik bagi perkembangan otak, meningkatkan berat badan, dan mengatur kadar hemoglobin darah pada anak. Bagaimana dengan gamat emas? Yang satu ini juga memiliki khasiat luar biasa, yakni melancarkan fungsi ginjal, mengobati diabetes, melancarkan peredaran darah, mengobati hipertensi, menyembuhkan luka, dan masih banyak lainnya.

Bunda pasti menginginkan anaknya sehat selalu. Jadi, kita anak memiliki masalah ngompol, tak perlu risau dan membesar-besarkan masalah ini sebab kini Madu Anak Antariksa telah hadir di tengah kita. Mengompol pada anak? Madu Anak Antariksa solusinya.